Saturday, 29 December 2018

Mengenal Teknik Skimming, Modus Pembobolan ATM



pencurian, pembobolan bank, skimming, skammer


Seringkali saya mendengar ada kasus di dalam Bank bahwa nasabah kehilangan pundi - pundi uang. Beberapa waktu silam terjadi kasus pembobolan 16 nasabah sebuah bank menjadi korban.

Dan baru baru ini kasus pembobolan kembali terjadi. Beruntungnya, mantan calon korban ini menemukan kejanggalan. Alat yang digunakan untuk membobol ATM tersebut sudah terlepas dari tempatnya. Alat pembobol ATM ini disebut dengan "skimmer" dan teknik yang digunakan adalah "skimming".

Nah, di artikel kali ini saya akan menjelaskan apa itu skimmer dan teknik skimming.

Pengertian Skimmer


Skimmer adalah alat yang digunakan untuk mencuri data nasabah. skimmer ini berfungsi untuk memindai data yang terdapat pada pita magnetik kartu ATM saat nasabah memasukkan kartu pada slot ATM. Alat ini biasanya dipasang pada mulut ATM.

Skimmer ini bentuknya sangat mirip dengan lubang ATM. Terdapat pula  kamera mini atau biasa disebut spry kamera yang tak jauh dari alat tersebut yang fungsinya untuk merekam gerak gerik jari korban saat memasukkan pin ATM. 

berikut gambar alat skimmer 

pencurian, pembobolan bank, skimmer, skimming

sumber gambar : merdeka.com


skimmer, skimming, pencurian data, pembobolan bank

Jika alat ini sudah terpasang, si pembobol mulai mengintai aktivitas korban menggunakan perangkat yang sudah terhubung secara online dengan Skimmer yang sudah ia pasang. Biasanya data dikirim via SMS. Bisa juga dengan cara manual yaitu dengan kembali ke mesin ATM dan mengambil chip yang terpasang pada skimmer.

Pemasangan alat ini sendiri hanya membutuhkan waktu sekitar 5 menit saja. Biasanya alat ini didapatkan di pasar - pasar gelap dengan harga US $500 atau juga bisa dirakit sendiri oleh si pembobol.  Teknik pencurian data ini disebut dengan teknik skimming.

Teknik Skimming


Teknik skimming adalah teknik yang digunakan untuk mencuri data nasabah dengan cara menyalin data nasabah yang terdapat pada strip magnetik kartu debit secara ilegal dengan menggunakan alat yang bernama skimmer. 

sedikit informasi, strip magnetik adalah garis hitam yang terdapat di belakang kartu ATM. fungsi dari strip magnetik ini kurang lebih seperti kaset yang digunakan untuk menyimpan data ( suara, gambar, atau bit biner )

Biasanya pembobol ini tidak hanya satu orang melainkan membentuk suatu kelompok yang masing - masingnya memiliki tugas tesendiri. Jika dirasa sudah cukup banyak korban, maka para komplotan ini mulai mengambil skimmer yang dipasangkan pada ATM tadi untuk mengambil rekaman data nasabah dan mereka bisa membuat kartu duplikat disertai dengan pin yang telah direkam oleh kamera mini yang terpasang tidak jauh dari alat tersebut.


Sistem Kerja Pelaku Skimming


1. Pelaku mencari target mesin ATM. Umumnya mereka mencari mesin ATM yang dirasa sepi, tidak ada penjagaan dan tidak ada pengawasan kamera CCTV

2. Pelaku mulai memasang skimmer pada mulut ATM dan memasang kamera mini yang tidak jauh dari alat tersebut. ada juga yang kameranya diletakkan tepat diatas kita memasukkan PIN

3. melalui alat skimmer ini, pelaku dapat membuat duplikat kartu debit nasabah sehingga mereka dapat dengan leluasa menggunakan kartu debit korban. 

Pada beberapa kasus kartu duplikat yang dipakai komplotan ini berwarna putih polos yang dilengkapi dengan alat read and write.  Cara untuk mengambil data korban dapat dilakukan dengan cara manual yaitu dengan kembali ke mesin ATM dan mengambil chip yang terdapat di alat tersebut atau bila alat tersebut lebih canggih biasanya data dikirim via SMS dan lain sebagainya.

Tips untuk Menghindari Skimming


1. Hati - hati saat memasukkan PIN


Sebaiknya pada saat memasukkan PIN dan menekan tombol, tutupi jari anda dengan tangan anda. karena biasanya kamera pengintai terdapat tepat diatas tempat kita menekan tombol untuk memasukkan PIN. Dan sebaiknya ganti PIN secara berkala.

2. Perhatikan lokasi mesin ATM


Sebaiknya jangan melakukan transaksi di mesin ATM yang lokasinya sepi atau tidak ada penjagaan. Hindari pula mesin ATM di restoran atau toko retail karena alat skammer pernah ditemukan di ATM yang berada di toko populer

3. Periksa saldo secara berkala


Jika telah melakukan transaksi sebaiknya periksa kembali saldo anda. Apakah dana yang keluar dari kartu debit anda jumlahnya wajar atau tidak. 

4. Perhatikan Kondisi Mesin ATM


Perhatikan slot ATM (tempat untuk memasukkan kartu ATM) dengan seksama. Perhatikan apakah slot tersebut asli atau tempelan. Perhatikan juga apakah ada keanehan pada saat anda memasukkan kartu ke dalam slot ATM.

Untuk memastikan slot kartu ATM tempelan biasanya ada goresan atau bekas lem. Kemarin (28 Desember 2018) terjadi kasus pembobolan ATM. beruntungnya si mantan calon korban ini menemukan bahwa alat skimmer terlepas dari mesin. 

5. Perhatikan Kanopi yang Digunakan Untuk menutup Tombol Angka


Pastikan kanopi ini bebas dari kamera. Dengan semakin canggihnya teknologi, saat ini kamera mulai mengecil sehingga semakin sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Maka dari itu anda harus teliti.


Sebenarnya sudah ada alat anti skimmer. Tetapi di Indonesia sendiri masih sedikit bank yang menerapkan alat ini. teknik skimming sendiri pertama kali diketahui pada tahun 2009 di ATM Citibank, Woodland Hills, California. 

Semoga teknologi keamanan di Indonesia semakin canggih agar dapat meminimalisir kegiatan pencurian data ini sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman saat bertransaksi. Sekian artikel saya kali ini, semoga bermanfaat. 


1 comments so far


EmoticonEmoticon